Rajanya Sewa Mobil Di Purwokerto, Cilacap, Kebumen dan Purbalingga

10 Tips Mengemudi Nayaman Saat Puasa

Tips Mengemudi Nyaman Saat Puasa

Saat berpuasa kondisi tubuh tidak seperti hari-hari biasa. Namun aktivitas harian termasuk mengemudi tetap harus dilakukan.

Saat berpuasa badan mungkin akan lemas hal ini mempengaruhi kekuatan dan ketahanan mengemudi. Belum lagi saat mengemudi di jalanan umum yang tidak jarang ditemui berbagai hal yang bisa memancing emosi.

Kalau sudah seperti itu artinya bukan hanya energi badan yang kian terkuras, emosi pengemudi pun turut diuji. Maka sebaiknya anda perlu mengemudi dengan pol hemat energi badan. Tenaga yang keluar jadi efisien, perasaan selalu dalam good mood, ibadahpun jalan terus tanpa gangguan. Dan yang paling penting, mudah untuk dilakukan. Langsung saja simak tipsnya berikut ini supaya anda tidak membuang energi percuma

  1. Pahami Rute Perjalanan
    Paham rute jalan untuk sampai ke tujuan ini akan menghemat waktu anda. Saat anda berpergian tanpa paham rutenya hal ini akan membuat otak berpikir lebih keras yang membutuhkan energi banyak. Apalagi kalau sampai salah jalan, puter sana, belok sini, itu akan menguras tenaga. Anda bisa memanfaatkan GPS atau mempelajarinya dari berbagai aplikasi peta yang kini ramai beredar. Pahami jalan alternatif mana saja untuk mennghindari kemacetan yang menguras emosi dan membuang waktu.
  2. Atur Posisi Mengemudi Ideal
    Jika jok pengemudi terlalu dekat setir, atau terlalu jauh bukan saj jadi potensi bahaya tapi pengemudi jadi terasa lebih melelahkan. Atur bangku dengan jarak ideal dengan cara letakkan pergelangan tangan kanan di posisi paling atas setir, sembari punggung tetap menepel ke jok. Atur pula kemiringan sandaran pada sudut ideal. Genggam setir pada posisijam 9 dan 3, buat senyaman mungkin tapi tetap bisa sigap.
  3. Berangkat Lebih Awal
    Biasakan berangkat ke satu tujuan lebih awal, bukan saja agar terhindar macet tapi anda tak perlu mengemudi tergesa-gesa.
  4. Setel Musik Favorit
    Audio mobil ternyata bukan saja jadi pemanja telinga. mendengarkan musik-musik kesukaan, dapat menstimulus pikiran jadi tetap jernih dan good mood. Hal demikian bisa melepas tingkat stress di jalan, yang mana stress dan emosi adalah hal yang memicu keluarnya energi cukup besar
  5. Jangan Arahkan AC Langsung Ke Badan
    Mengemudi saat cuaca terik tentu akan sangat terbantu dengan sejuknya AC di kabin. Tapi ada ternyata ada yang beranggapan bahwa AC yang langsung ke kulit bsa menyebabkan lebih cepat terasa haus karena udaranya relatif kering. "Yang seperti itu belum terbukti secara ilmiah, tapi yang terjadi adalah pori-pori kulit lebih mengecil karena dingin. Jadi belum ada sangkutannya antara dinginnya AC dan rasa haus," ujar dr. Dennis. Tapi menurut Andra, hawa AC yang terpapar langsung ke muka bisa menyebabkan konsentrasi mengemudi terganggu. Selain itu bila menerpa langsung ke mata, efeknya mata terasa kering.
  6. Jangan Pernah Terpancing Emosi
    Jika memang terjebak dalam kemacetan yang cukup padat bersama pengendara motor dan jenis kendaraan lainnya, situasi lalulintas biasanya jadi "memanas". Jangan sampai terpengaruh jika ada kejadian yang berpotensi menimbulkan emosi. Jika memang anda terlibat dalam satu kejadian, misal tersenggol kendaraan lain pastikan pikiran anda selalu jernih dan tenang.
  7. Jangan Ugal-ugalan
    Sudah berangkat lebih awal dan mendapati jalanan sepi bukan berarti anda boleh bermanuver sesuka hati. "Kalau sering zig-zag atau ugal-ugalan di jalan bukan cuma jadi cepat lelah, tapi juga boros bahan bakar,"
  8. Letakkan Barang-Barang Yang Penting Dalam Jangkauan
    Saat pertama kali meletakkan barang di mobil, pikirkan apakah Anda akan memerlukan barang tersebut dalam perjalanan nanti. Aktivitas mengambil sesuatu di bangku belakang atau tempat yang jauh dari jangkauan, akan membuat gerak tubuh lebih banyak serta mengganggu konsentrasi mengemudi. Gunakan laci dan tempat penyimpanan di depan untuk meletakkan barang-barang yang mungkin Anda butuhkan sepanjang perjalanan.
  9. Jaga Jarak Aman
    Dengan menjaga jarak aman ke depan, Anda akan lebih santai dalam mengemudi. Setiap perubahan gerakan atau kecepatan dari mobil depan akan lebih mudah dan rileks untuk diantisipasi. Sebaliknya, jika terlalu dekat, tanpa disadari kaki dan tangan Anda bekerja lebih banyak untuk mengantisipasi pergerakan mobil di depan. Gunakan metode 2 detik untuk jarak minimal ke mobil depan. Semakin jauh, Anda akan semakin merasa santai.
  10. Berdoa Sebelum Perjalanan
    Memulai perjalanan dengan doa secara psikologis akan membuat Anda lebih tenang. Jika Anda tenang, detak jantung cenderung lebih pelan dan energi yang terbakar dari tubuh menjadi lebih minimal. 

Terbaru

Pentingnya Test Drive Sebelum Membeli Mobil

Sebelum Membeli Mobil, Pentingkah Survei dan Test Drive ?

Sebelum…

10 Kota Wisata Terbaik di Indonesia

10 Kota Wisata Terbaik Versi Yokatta Wonderful Indonesia Award. Apakah…

10 Tips Mengemudi Nayaman Saat Puasa

Tips Mengemudi Nyaman Saat Puasa

Saat berpuasa kondisi…

Tips Pergi WIsata Saat Ramadhan

Bulan Ramadhan akan segera tiba. Semua umat muslim…