Rajanya Sewa Mobil Di Purwokerto, Cilacap, Kebumen dan Purbalingga

Waspada, Efek Negatif Musim Panas Pada Kendaraan

Tanda-tanda datangnya musim penghujan nampaknya belum juga muncul, berdasarkan prakiraan BMKG, musim peghujan tahun ini datang pada bulan Oktober 2019. Kondisi panas yang menyengat membuat suhu badan gerah.

Bukan hanya berpengaruh pada manusia, tapi ternyata ke kendaraan bermotor, khususnya mobil. Apalagi kerap diparkir di area terbuka, yang terpapar langsung matahari atau di tengah jalan macet.

Pada kondisi seperti ini, mengutip Guideautoweb berikut beberapa komponen yang perlu mendapat perhatian lebih oleh pemilik kendaraan, supaya menjaga mobil tetap prima dan tidak mengalami kerusakan. Berikut beberapa komponen mobil yang harus diperhatikan:

Oli mesin

Pada cuaca panas, mesin membutuhkan pelumasan terbaik, Perketat pengecekan level oli dan tamabahkan beberapa jika perlu. Bila memang harus mengalami penggantian, sebaiknya lakukan segera dan jangan ditunda.

Cairan pendingin (coolant)

Selain oli, cairan lain yang punya peran penting untuk selalu menyegarkan mesin adalah coolant. Fungsinya makin diperlukan tentunya pada musim panas seperti ini. Jadi pastikan mobil memiliki cairan pendingim yang cukup, dan lebih peka soal kebocoran cairan pendingin ini, yang bisa berakibat fatal bagi mesin mobil.

Tekanan ban

Perubahan suhu siang ke malam dan sebaliknya, membuat tekanan ban bisa ikut berubah. Ada risiko mobil bisa tiba-tiba kempis atau bahkan tekanan terlalu tinggi, dan berujung meledak.

Periksa tekanan ban di semua bagiannya, dan pastikan memenuhi tekanan yang direkomendasikan oleh pabrikan.

AC

Tentu saja di musim-musim seperti ini pendingin udara perlu tampil prima. Akan menjengkelkan, bila AC mengalami masalah atau rusak. Bila dirasa AC mulai tak terasa dingin, baiknya langsung periksakan atau minimal bongkar filter AC karena khawatir ada penyumbatan kotoran.

Namun, bila masalah AC belum juga terselesaikan dengan hanya membersihkan filter AC, bawa mobil langsung ke bengkel.

Aki

Ketika cuaca sangat panas, cairan dalam baterai dapat perlahan menguap, membuat baterai kurang efektif dan membahayakan kemampuan mobil khususnya ketika awal dinyalakan starter. Cek secara berkala kondisi aki.

Pastikan baterai memiliki voltase sedikit di atas 12 volt, dan bila perlu mengalami pergantian, sebaiknya dilakukan. Sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman.

Semoga musim hujan segera datang, supaya hawa panas mereda. :)

 

www.paditrans.com

Source : kumparan.com

Terbaru

Jangan lupa cek oli mesin, dan pelajari waktu pergantiannya.

Tiap berapa bulan Anda harus ganti oli mobil…

Bahaya Dan Pasal Menggunakan Hp Saat Berkendara

 

Ponsel atau telephone genggam merupakan alat komunikasi yang praktis…

Destinasi Wisata Negara Asia Dengan Budget Terjangkau

 

Anda ingin merasakan liburan ke luar negeri, tetapi tidak…

Sejarah Perkembangan Transportasi

 

Zaman sudah semakin modern, sarana transportasi sudah semakin maju.